Berita Populer

جمع

Review Samsung Galaxy S23 Ultra Menurut Carl Pei dari Bos Nothing

Carl Pei, pendiri dari OnePlus dan CEO dari Nothing, juga ikut memberikan ulasan mengenai Samsung Galaxy S23 Ultra. Dalam video review yang diunggah pada channel YouTube miliknya, Pei mengulas berbagai aspek hardware dan software yang ada di dalam ponsel flagship terbaru dari Samsung tersebut.

Hardware

Dalam review-nya, Pei memuji hardware Galaxy S23 Ultra yang kebanyakan tidak memiliki cacat. Ia juga kesulitan mencari aspek negatif dari hardware tersebut. Namun, Pei malah mengkritik desain Galaxy S23 Ultra yang menurutnya terlalu mirip dengan Galaxy S22 Ultra.

Software

Pei juga menyoroti One UI 5.0, yang menurutnya sudah ketinggalan zaman. Ia juga mengomentari banyaknya aplikasi pra-instal yang ada di Galaxy S23 Ultra jika dibandingkan dengan Nothing Phone 1. Pei juga menyebut software Galaxy S23 Ultra masih mirip dengan Galaxy S3 yang terakhir ia gunakan 12 tahun yang lalu.

S Pen

S Pen adalah fitur esensial bagi pengguna Samsung terutama penggemar Galaxy Note. Namun, menurut Pei, S Pen tidak begitu bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari dan terlalu makan tempat.

Kesimpulan

Meski ada beberapa hal yang tidak diunggulkan oleh Pei, namun, di akhir videonya, Pei memuji Samsung dan mengatakan Nothing mungkin tidak akan eksis tanpa vendor ponsel asal Korea Selatan tersebut. Sebagai seorang industri, Carl Pei merasa bahwa semua pihak harus menghargai Samsung karena mereka membangun ekosistem Android bersama Google. Jika bukan karena Samsung, mungkin saja Nothing tidak akan ada di sini.

Previous article
Next article
Pengamen Pukul Satpol PP dengan Gitar di Jaktim: Video dan KronologinyaPada hari Selasa, 5 Oktober 2021, sebuah video di media sosial menunjukkan pengamen yang memukul seorang petugas Satpol PP Jakarta Timur dengan gitar. Insiden ini terjadi di kawasan Perumnas Klender, Jaktim. Berikut kronologi lengkapnya: 1. Video awal menunjukkan seorang pengamen sedang bermain gitar di depan sebuah toko swalayan. 2. Beberapa petugas Satpol PP datang untuk meminta pengamen tersebut untuk segera meninggalkan lokasi permainannya, namun sang pengamen tidak mau meninggalkan tempatnya. 3. Pengamen tersebut kemudian memukul salah satu petugas Satpol PP dengan gitar yang dipegangnya. 4. Salah satu petugas Satpol PP kemudian membalas dengan menendang pengamen tersebut hingga jatuh dan tidak sadarkan diri. 5. Pengamen tersebut kemudian dibawa oleh rekan-rekannya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. 6. Petugas Satpol PP dan pihak pengamanan setempat kemudian melakukan klarifikasi dan menyatakan bahwa pengamen tersebut telah melanggar peraturan dan tindakan pengamen tersebut sama sekali tidak bisa diterima. Kejadian ini menjadi sorotan di media sosial dan menuai beragam tanggapan dari netizen. Beberapa mengecam tindakan yang dilakukan oleh pengamen tersebut, namun ada juga yang menyatakan bahwa tindakan petugas Satpol PP yang menendang pengamen tersebut tidak benar dan harus diproses secara hukum. Dalam hal ini, penting bagi kita untuk selalu menghargai petugas yang menjaga ketertiban di lingkungan kita dan tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap siapapun. Selain itu, para pelaku seni harus mematuhi peraturan yang berlaku dan menghargai tempat dan waktu yang sudah ditentukan untuk mereka beraksi.