Berita Populer

جمع

Polri Menjelaskan Laporan Korban Kanjuruhan Ditolak Bukan Karena Kurang Bukti, Proses Hukum Masih Berjalan


Jakarta – Keluarga korban dari tragedi Kanjuruhan mengajukan laporan ke Bareskrim Polri, namun dinyatakan ditolak karena kurang bukti. Pihak Polri mengklarifikasi bahwa laporan tidak ditolak, melainkan petugas tidak memberikan rekomendasi penerbitan laporan karena proses hukum tragedi Kanjuruhan masih berjalan.

Brigjen Ahmad Ramadhan selaku Karopenmas Polri mengatakan bahwa petugas piket tidak memberikan rekomendasi penerbitan laporan polisi karena proses hukum masih berlangsung. Kasus ini juga belum dinyatakan berkekuatan hukum tetap (inkrah), sehingga petugas tidak memberikan rekomendasi penerbitan laporan.

Ramadhan menjelaskan, pada tanggal 10 April 2023, sebanyak 5 korban tragedi Kanjuruhan didampingi oleh pengacara dan perwakilan LSM datang untuk membuat laporan ke Bareskrim Polri terkait dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak sebagaimana yang diatur oleh Pasal 80 UU Perlindungan Anak.

“Sekali lagi, tidak memberikan rekomendasi untuk penerbitan laporan polisi karena proses hukum masih berjalan (kasasi), sehingga kasus ini belum inkrah atau belum berkekuatan hukum tetap,” kata Ramadhan.

Ramadhan menambahkan bahwa penyampaian laporan bukan ditolak, tetapi karena kasus ini masih berjalan. Keluarga korban membawa 5 orang bersama pengacara dan perwakilan LSM untuk melaporkan dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak ke Bareskrim Polri.