Berita Populer

جمع

Polisi Dalami Klaim Pekerjaan Yudo Andreawan di Linked In

Dalam kasus penganiayaan yang terjadi di sebuah mal di Tanah Abang, Jakarta Pusat, polisi menetapkan Yudo Andreawan sebagai tersangka. Yudo sendiri mengklaim pernah bekerja di beberapa instansi seperti TNI, Polri, hingga MA. Setelah melihat profil Linked In miliknya, Yudo mengaku pernah bekerja sebagai legal intern di Mahkamah Agung selama tiga bulan sejak Desember 2019 hingga Februari 2020.

Karier terbarunya, Yudo Andreawan mengaku pernah bekerja sebagai senior legal counsel di Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada Januari 2022-Maret 2023. Namun, Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Yuliansyah mengatakan belum mendalami hal tersebut karena masih fokus pada pokok perkara terkait penganiayaan Yudo di salah satu mal di Jakarta Pusat.

Tanggapan Yuliansyah tentang klaim karier Yudo cukup simpel, “Jadi kita baru pemeriksaan kemarin terkait perkara. Setelah itu bawa ke dokter, jadi belum gali yang lain termasuk pacar halusinasi.” Meskipun begitu, pihak kepolisian akan menanyakan hal tersebut kepada Yudo dalam pemeriksaan lanjutan dan berkonsultasi kepada instansi terkait.

Simak video “Senyum Yudo Andreawan Pakai Baju Tahanan: Kapok Dong!” untuk informasi lebih lanjut mengenai kasus Yudo Andreawan.

Keywords: Yudo Andreawan, penganiayaan, mal, TNI, Polri, MA, legal intern, senior legal counsel, Kasubdit Ranmor Ditreskrimum, Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, dokter, pacar halusinasi.