Berita Populer

جمع

Penyaluran Kredit di Bali Tumbuh 3,13 Persen

bbn/ilustrasi/Penyaluran Kredit di Bali Tumbuh 3,13 Persen.

Penyaluran kredit di Provinsi Bali pada Februari 2023 tumbuh sebesar 3,13 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Kepala Kantor OJK Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara Kristrianti Puji Rahayu, di Denpasar, Bali, Kamis (6/4/2023), mengatakan, pada posisi Februari 2023, baik penyaluran kredit maupun penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perbankan di Bali mengalami pertumbuhan (yoy). 

“Performa ini turut berkontribusi terhadap berlanjutnya pemulihan ekonomi di Provinsi Bali di tengah semakin terkendalinya kondisi pandemi Covid-19,” ujar Kristrianti.

OJK mencatat penyaluran kredit di Pulau Dewata pada Februari 2023 sebesar Rp 98,69 triliun atau tumbuh 3,13 persen (yoy). Sedangkan pada Februari 2022 pertumbuhan kredit sebesar Rp 95,70 triliun. Untuk pertumbuhan kredit financial institution umum di Bali sebesar 3,02 persen (yoy), sedangkan Financial institution Perkreditan Rakyat (BPR) mencapai 3,44 persen (yoy).

Berdasarkan jenis penggunaannya, pertumbuhan kredit didorong oleh peningkatan kredit modal kerja dan investasi. Berdasarkan sektornya, pertumbuhan kredit disumbangkan oleh sektor Perdagangan Besar dan Eceran serta Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan.

“Peningkatan penyaluran kredit ini seiring dengan kebijakan pelonggaran aktivitas masyarakat dan meningkatnya aktivitas pariwisata di Bali,” ujar Kristrianti pula.