Berita Populer

جمع

Kabareskrim Memerintahkan Tangkap Dito Mahendra Terkait Senpi Ilegal


Jakarta – Dito Mahendra masih dalam urusan dengan pihak kepolisian setelah ia mangkir dua kali dari panggilan pemeriksaan terkait kepemilikan belasan pucuk senjata api (senpi) ilegal. Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto, telah memerintahkan Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, Kepala Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, untuk menangkap Dito.

Agus mengatakan, “Saya sudah menyuruh Pak Dirtipidum untuk menangkapnya.” Ini diucapkannya usai rapat Komite Nasional Koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (KNK-PP-TPPU) dengan Komisi III DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa, 11 April 2023.

Djuhandhani mengancam akan menjemput Dito secara paksa karena Dito tak hadir saat dipanggil. Djuhandhani juga menegaskan bahwa senpi yang ditemukan tidak terkait dengan kasus TPPU dan telah diserahkan ke Bareskrim untuk ditelusuri.

Adapun jenis senjata api yang tidak memiliki izin sebanyak 9 pucuk. Di antaranya adalah satu pucuk Pistol Glock 17, satu pucuk Revolver S&W, satu pucuk Pistol Glock 19 Zev, satu pucuk Pistol Angstatd Arms, satu pucuk Senapan Noveske Refleworks, satu pucuk Senapan AK 101, satu pucuk senapan Heckler & Koch G36, satu pucuk Pistol Heckler & Koch MP5, dan satu pucuk senapan angin Walther.

KPK dan Bareskrim Polri berulang kali memanggil Dito untuk dimintai keterangan terkait kepemilikan senpi ilegal tapi ia tidak pernah hadir. Djuhandhani mengatakan pihaknya sudah memberi Dito kesempatan untuk memberikan alasan ketidakhadirannya. Tapi ketika alasan yang diberikan tidak masuk akal, pihak kepolisian akan mengirimkan panggilan kedua.

Artikel ini telah tayang di balihotnews.com dengan judul “Kabareskrim: Saya Sudah Minta Dirtipidum Tangkap Dito Mahendra”