Berita Populer

جمع

Dugaan Pelanggaran HAM di Balik Rencana Penggusuran SDN Pocin 1 Depok

Pencopotan SD Negeri Pocin 1 di Kota Depok, Jawa Barat, menuai kontroversi. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menduga adanya pelanggaran hak asasi manusia dalam rencana penggusuran ini. Berbagai dugaan yang dilontarkan, antara lain tentang hak anak dan hak mendapatkan informasi.

Potensi Pelanggaran Hak Anak dan Hak Mendapatkan Informasi

Komisioner Bidang Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM Putu Elvina mengungkapkan bahwa ada pelanggaran hak anak terkait pendidikan dan tumbuh kembang yang akan terganggu akibat relokasi tersebut. Proses belajar siswa akan menjadi tidak optimal karena adanya rencana relokasi yang tidak jelas. Selain itu, kondisi sarana dan prasarana di SD Pocin 1 juga membahayakan keselamatan siswa. Putu juga menyoroti bahwa rencana relokasi terkesan mendadak dan tidak adanya informasi yang jelas dan transparan kepada wali siswa.

Dugaan Terkait Pelanggaran Hak atas Informasi

Putu mengatakan bahwa rencana relokasi yang tidak transparan dan terkesan mendadak menimbulkan dugaan pelanggaran hak atas informasi. Wali siswa tidak diberikan waktu dan informasi yang cukup terkait rencana penggusuran sekolah anak mereka. Semua terjadi begitu cepat, terutama menjelang ujian semester.

Dugaan Intimidasi

Selain beberapa dugaan itu, beberapa pihak juga menuding adanya intimidasi dalam rencana penggusuran ini. Belum ada pengumuman resmi dari pemerintah maupun dari Dinas Pendidikan kota Depok hingga saat ini.

Ke depan, Komnas HAM akan meminta klarifikasi dan keterangan dari pihak-pihak terkait, seperti Dinas Pendidikan kota Depok dan pemerintah. Jika memang ada indikasi pelanggaran dalam rencana penggusuran SD Negeri Pondok Cina 1 Depok, Komnas HAM akan menyatakan sikap dan mengambil tindakan hukum yang tepat untuk menegakkan keadilan dan kebenaran.