Berita Populer

جمع

Ares, Sate Rembige, Sate Tanjung Tampil di Competition Gastronomi Perdana di NTB

/ist/Ares, Sate Rembige, Sate Tanjung Tampil di Competition Gastronomi Perdana di NTB.

Secara umum, Pulau Lombok, khususnya Kabupaten Lombok Barat diketahui memiliki begitu7 banyak potensi kuliner. Tak jarang, kuliner yang ada memiliki makna dan filosofi yang begitu mendalam. Atas potensi itu, Lombok Barat pun dianggap sangat layak untuk mendapat predikat sebagai Kabupaten Gastronomi. 

Kata Gastronomi mungkin terdengar asing bagi telinga orang kebanyakan. Namun salah seorang pemerhati pariwisata, sekaligus Dosen Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram, Ajuar Abdullah, menilai gastronomi bukan sekedar kuliner, namun memiliki makna lebih dalam dan berkaitan dengan segala seni dan budayanya.

Terlebih, menurutnya Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak hanya memiliki potensi destinasi indah yang layak dikunjungi. Namun juga memiliki beraneka ragam sajian kuliner yang bisa menjadi pilihan wisatawan selama berada di sana.

“Hanya saja gastronomi lebih dalam lagi berbicara mengenai sumber bahan dari produk makanan tersebut, teknologi pengolahannya, kemasannya, hingga bagaimana hubungan dia dalam konteks ritual, tradisi, sejarah dan masyarakat tertentu atau suku,” terangnya, Rabu (25/1). 

Untuk mengangkat potensi gastronomi yang ada di NTB, Universe Occasion Organiser DII Usaha Perjalanan Wisata STP Mataram bekerjasama dengan Pemdes Kebon Ayu, dan Pokdarwis Desa Kebon Ayu sejak tanggal 21 Januari 2023 menggelar Festival Gastronomi Sasambo di Desa Wisata Kebon Ayu, Kabupaten Lombok Barat.

Sesuai namanya, Festival Gastronomi Sasambo menghadirkan perwakilan peserta dari tiga suku yang ada di NTB yakni Suku Sasak di Lombok, Suku Samawa di Sumbawa, serta Suku Mbojo di Bima dan Dompu. Dalam occasion ini, para peserta mempresentasikan dan mengatraksikan produk makanan khas mereka.